jump to navigation

BAHASA WANITA….. 29 Mei 2008

Posted by aditcenter in Uncategorized.
2 comments

When I don’t call you

[ b'cuz i'm waiting u calling me ]

When i walk away from you mad

[ Follow me, please ]

When i stare at your mouth

[ Kiss me bebz ]

When i push you or hit you

[ i just want u hug me ]

BLT = Pendidikan Yang Membodohkan Rakyat 29 Mei 2008

Posted by aditcenter in POLHUKAM.
add a comment
Sebagai upaya pemerintah dalam mengurangi beban masyarakat miskin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menandatangani (Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2008) tentang Pelaksanaan Bantuan Langsung Tunai untuk Rumah Tangga Sasaran (RTS) setelah memimpin rapat paripurna kabinet selama sembilan jam. Turunnya Inpres tersebut untuk kelancaran pelaksanaan program pemberian bantuan langsung tunai kepada RTS dalam rangka kompensasi pengurangan subsidi Bahan bakar minyak. Dalam Inpres ini yang dimaksud dengan Rumah Tangga Sasaran (RTS) adalah rumah tangga yang masuk kategori sangat miskin, miskin, dan hampir miskin. BLT kepada RTS sebagaimana yang dimaksud dalam Inpres ini berakhir pada tanggal 31 Desember 2008, dikeluarkan setelah sidang kabinet 14 mei 2008. Ini adalah sinyal jelas bagi rakyat, bahwa BBM tetap akan dinaikkan. (lagi…)

HOMOSEKSUAL, LESBIAN, dan AIDS 28 Mei 2008

Posted by aditcenter in RAUSYANFIKR.
1 comment so far

Memang hidup ini terlalu membingungkan. Kenapa? karena terlalu banyak masalah yang muncul, belum selesai satuy masalah, masalah yang lain telah menanti.

Begitu juga dengan masalah Gender. banyak kalangan yang menilai kalau masalah gender tidak akan habis untuk didiskusikan. Ada beberapa hal yang ingin saya utarakan. Pertama mohon maaf kalau saya cenderung Menggurui atau terkesan sok Pintar. (lagi…)

TANDA CINTA dan UCAPAN TERIMA KASIH 28 Mei 2008

Posted by aditcenter in Uncategorized.
Tags:
2 comments

Pemira atau Pemilihan Umum Raya ITS telah berakhir. Hasilnya pun dapat diakses melalui berbagai media, baik cetak maupun elektronik. Pemira sejatinya adalah pesta demokrasi mahasiswa. Ibaratnya kompetisi (untuk memajukan KM-ITS) pasti ada yang menang maupun yang kalah, ada yang gembira ada juga yang kecewa, ada yang berharap ada pula yang hanya mengucap. Itu semua adalah bukti kalau kita juga manusia paripurna yang jauh dari kesempurnaan.

Atas dasar pemikiran itulah, Saya, ADITYA RAHMAN Calon Presiden no.1 ingin menghaturkan rasa Bangga dan Terima Kasih saya kepada : (lagi…)

BBM Tidak Perlu Naik Kog…. 24 Mei 2008

Posted by aditcenter in Uncategorized.
add a comment

Saudara-saudaraku, ada hal urgent yang perlu kita kritisi bersama disini. Yaitu tentang kenaikan harga BBM…
Sudah sepatutnya kita sebagai mahasiswa ikut campur tangan dalam permasalahan yang pelik ini.. Kenapa? Karena BBM merupakan kebutuhan hajat hidup orang banyak.

Betapa tidak, hampir setiap hari kita menggunakan BBM sebagai kebutuhan hidup ini.

Saking banyaknya kebutuhan itu, Indonesia mengkonsumsi minyak mentah sebanyak
n=1.300.000 Barrell/hari
1 Barrell=115 Liter
Harga 1 Barrel = 105 Dollar
Produksi Minyak Indonesia = 977.000 Barrel/hari
1 Tahun = 365 hari
Kekurangan Produksi Minyak =
37.145.000 Liter/Hari
Kekurangan selama satu tahun (Vmin)= 13.557.925.000 Liter
Biaya yang dibutuhkan untuk mengimport minyak selama setahun (Hmin)= Rp 123.789.250.000.000. Harga inilah yang nantinya harus dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia melalui APBN. (lagi…)

KARENA WANITA INGIN DIMENGERTI 12 Mei 2008

Posted by aditcenter in RAUSYANFIKR.
add a comment

Ini adalah sebuah tulisan tentang opini. Jadi, sepakat atau tidak itu adalah hak pembaca. Namun, terlepas dari itu ada beberapa pertanyaan yang ingin saya tanyakan.

  1. Tahukah anda penyebab terjadinya perang Troya di Yunani?

  2. Tahukah anda alasan Julius Caesar menginvasi kerajaan Mesir?

  3. Tahukah anda siapa yang meminta untuk dibangunkannya Candi Prambanan?

  4. Tahukah anda untuk siapa Taj Mahal di India dibuat?

  5. Tahukah anda penyebab disahkannya UU tentang KDRT?

Kelima pertanyaan tersebut memang tidak saling berhubungan, tetapi ada kesamaan diantara kelimanya. Tahukah anda persamaan dari kelima pertanyaan tersebut? Kelimanya memiliki persamaan pada JAWABANnya. Dan, tahukah anda apa jawaban dari kelima pertanyaan diatas? Benar..!! Jawabannya adalah “SEORANG WANITA”. (lagi…)

Janji Capres BEM Pada 100 Hari Pertama 8 Mei 2008

Posted by aditcenter in PEMIRA 2008.
add a comment
Saling meyakinkan. Itulah yang terlihat dari kampanye pertama calon presiden BEM ITS. Hal tersebut tak dilewatkan oleh mahasiswa yang menanti adanya calon pemimpin baru. Bertempat di Teater A kemarin Selasa (22/4), kampanye ini berhasil menarik minat banyak mahasiswa untuk lebih dekat mengenal calon presiden baru mereka.

Theater A, ITS Online – Aditya Rahman, Arif Bijak Bestari, Nora Angela dan Aris Sofan Lutfianto tampak menjawab beberapa pertanyaan yang terlontar dari mahasiswa. Salah satunya adalah terkait apa yang akan calon kandidat lakukan pada 100 hari pertama kepemimpinan apabila mereka terpilih. Pertanyaan tersebut dilayangkan oleh Irwan, mahasiswa 2006 jurusan Teknik Sipil ITS.

Para kandidat pun menjawab secara bergantian. Dimulai dari calon urut nomor dua yaitu Arif Bijak Bestari. Ia mengatakan di masa 100 hari kepemimpinannya, akan menguatkan bidang kehumasan. Selain itu, memperkokoh jaringan alumni juga menjadi salah satu langkah membawa BEM menjadi lebih baik.

Selain itu, Nora Angela, satu-satunya wanita dalam persaingan menuju presiden BEM ITS memiliki langkah yang lain. Ia berharap BEM akan menjadi kepanjangan tangan seluruh mahasiswa ITS. ”Saya akan mendudukan semua elemen, dari mahasiswa, LMB dan birokrasi untuk mengetahui apa yang mereka inginkan,”paparnya. Ia menambahkan bahwa transparansi dana untuk mahasiswa juga harus diperjuangkan.

Sedangkan Aris Sofan Lutfianto juga tak mau kalah. Pada 100 hari pertama, dirinya berusaha menyelaraskan harapan dari seluruh mahasiswa ITS. Selain itu, mahasiswa jurusan Teknik Informatika angkatan 2004 ini juga memiliki sebuah visi agar BEM dapat menjadi pusat pewacanaan mahasiswa.

Berbeda dengan Aris, kandidat nomor satu, Aditya Rahman ingin segera bergerak ke bawah menjemput aspirasi mahasiswa. ”Saya akan membentuk sebuah tim elit,” janjinya. Tim elit ini nantinya akan memfasilitasi serta menampung aspirasi seluruh mahasiswa ITS. (yud/th@)

Capres BEM Sepakat Tolak Komersialisasi Pendidikan 8 Mei 2008

Posted by aditcenter in PEMIRA 2008.
add a comment

Khawatir tampaknya masih menaungi wajah mahasiswa ITS. Isu bakal terjadinya komersialisasi pendidikan di Indonesia jadi semakin hangat dibicarakan. Bakal mahalnya uang SPP dan diperkecilnya porsi masuk lewat SPMB membuat isu ini makin meresahkan. Hal itu yang terlihat dalam kampanye presiden BEM, Selasa (6/5) kemarin. Bertempat di Kantin Pusat, calon presiden BEM menjawab keresahan tersebut dengan sepakat menolak komersialisasi pendidikan.

Kantin Pusat,ITS Online – Adalah Rahmat Thamrin, mahasiswa Teknik Informatika 2004 ini menyuarakan keresahannya pada calon pemimpin BEM tahun kepengurusan 2008-2009.”Apa yang akan anda lakukan bila benar-benar terjadi komersialisasi pendidikan di ITS, baik berupa Badan Layanan Umum (BLU), Badan Hukum Pemerintah (BHP) atau apapun bentuk komersialisasi tersebut?,” tanyanya.

Para calon pun menjawab secara bergantian. Dimulai dari calon dengan nomor urut 2, Arif Bijak Bestari. Calon yang memiliki jargon hangat dan bersahabat ini mengatakan siap menolak komersialisasi pendidikan. “Saya siap memperjuangkan hal itu, walau di drop out (DO) sekalipun,” ungkapnya. Selain itu, ia akan menampung aspirasi mahasiswa ITS terkait menolak atau menerima ITS sebagai BLU.

Nora Angela tak mau kalah. Ia mengatakan akan memperjuangkan agar pendidikan tetap murah.”Sampai mati pun saya akan memperjuangkan. Saya tak mau melihat adik-adik saya tak bisa kuliah,” ungkap satu-satunya Capres wanita ini. Ia pun meminta kepedulian seluruh mahasiswa ITS untuk bersama berjuang menolak komersialisasi pendidikan.

Sedangkan Aris Sofan Lutfianto, mengatakan akan melihat apakah BHP atau BLU tersebut akan berpihak pada perekonomian rakyat.”Jadi tidak ada lagi kabar ‘burung’ terkait adanya mahasiswa yang tak mampu kuliah karena biaya,” ungkpanya. Ia pun menambahkan bahwa memperjuangkan pendidikan murah merupakan kewajiban seluruh rakyat indonesia, tak terkecuali mahasiswa.

Yang terakhir adalah jawaban dari Aditya Rahman, calon nomor urut 1. Calon yang memiliki visi ingin membentuk tim elit untuk turun menjemput aspirasi mahasiswa ini juga sepakat komersialisasi pendidikan harus ditolak. Dengan menggubah lirik lagu Tanjung Perak, ia menjawab lewat nyanyian bahwa sekolah harus gratis, kuliahnya harus murah, anggarannya dinaikkan. Ia pun menjawab dengan tegas bahwa ia tak takut bila ia harus sampai diskorsing untuk memperjuangkan pendidikan murah.”Jangankan skorsing, meski ratusan pedang yang akan tertancap, saya perjuangkan,” ungkapnya yakin.

Menanggapi jawaban tersebut, Rahmat Thamrin pun berkomentar bahwa seharusnya presiden BEM harus tegas menolak.”Kalau jawabannya masih ngambang dan tidak tegas kukut ae rek (turun saja,red),” pungkasnya. (yud/th@)

Perbaikan adalah Tekad Kami 8 Mei 2008

Posted by aditcenter in PEMIRA 2008.
add a comment
Melihat kondisi Ormawa ITS yang mengalami semacam status quo, maka diperlukan seseorang yang mampu dan mau merubah kondisi tersebut. Atas dasar inilah Aditya Rahman memberanikan diri untuk menjadi seseorang tersebut. Status quo dalam hal ini Adit artikan sebagai keadaan tetap yang dialami Ormawa ITS yang tidak pernah berubah dari sebelum-belumnya. Sederhananya, terjadi ketidakdinamisan di tubuh Ormawa ITS.

Kampus ITS, ITS Online – Melalui jargonnya, Perbaikan adalah Tekad Kami, Adit berusaha untuk menjadi seorang agen perbaikan demi perubahan yang terjadi dalam KM ITS. Bahkan hal tersebut ia kejawantahkan dalam visinya, Mewujudkan Dinamisasi dan Kesejahteraan Mahasiswa Sebagai Langkah Awal Menuju Kehidupan Bangsa yang Adil dan Makmur.

Adit mengatakan, sekarang ini BEM sudah berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik. Namun, menurutnya pekerjaan tersebut akan lebih maksimal lagi jika terjadi beberapa perubahan. Perubahan yang ditawarkan Adit adalah visi oriented, yaitu lebih mengutamakn tujuan yang ingin dicapai daripada hanya fokus pada kesuksesan proker. “Saya lebih bangga jika visi tercapai walau proker tidak selesai, sebaliknya saya akan malu walaupun proker berjalan sukses namun tujuannya tidak tercapai,” ungkap Mahasiswa Teknik Kimia ini.

Selain itu, Adit juga akan menjanjikan sebuah kepengurusan BEM yang lebih heterogen. Akan terdapat beberapa kalangan dan golongan di sana. “Walau begitu semua saya satukan dalam tujuan yang sama,” ungkap Adit lagi.

Tidak ada spesialisasi bidang khusus yang akan ditonjolkan oleh pemilik moto ITS (Ikhtiar, Tawakkal, dan Sabar) ini. Apa yang akan Adit lakukan adalah mencari kebutuhan dan permintaan mahasiswa. Sebagai langkah awalnya, dirinya akan membentuk sebuah tim elit. Bersama tim ini, dia akan terjun langsung untuk memetakan keinginan para mahasiswa.

Adapun beberapa misi yang Adit recanakan untuk menunjang visinya adalah menjadikan BEM sebagai opinion leader dalam berbagai kebijakan, mewujudkan intensifikasi diskusi baik secara internal maupun eksternal, menjalin hubungan dengan instansi berwenang, mewujudkan sistem advokasi berbasis dari dan untuk mahasiswa, serta melestarikan kebudayaan daerah sebagai bentuk kecintaaan terhadap tanah air.

Salah satu gambarannya kerjanya ke depan adalah dengan menjadi faslitator dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Adit berusaha untuk menghidupkan kembali KKN sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat yang selama ini sudah terlupakan. ”Saat ini, melalui Kerja Praktek mahasiswa hanya diproyeksikan kepada kebutuhan pasar dan industri. Hal ini pun telah menjadi nada sumbang diantara masyarakat kita,” ungkap aktivis Anti Korupsi ini.

Sikapnya yang supel atau mudah membaur ke berbagai jenis orang membuatnya memiliki tim dari berbagai golongan yang siap membantunya berkontribusi pada almamater. Begitu pula di kabinet nanti, saat ini Adit telah memilki ancang-ancang terkait struktur dan tim yang akan berada di sana. ”Saya bukan Superman yang mengerjakan sesuatu sendiri, tapi saya akan membentuk sebuah Supertim utnuk berjalan bersama mencapai tujuan,” ujar calon yang mengikuti LKMM hingga Tingkat Lanjut ini.

Kemenangannya pun telah ia siapkan dengan menyatukan setiap golongan yang ada dalam satu biru ITS. ”Kalau kalah, berarti bukan jodoh saya menjadi presiden BEM,” akunya setengah bercanda. (mtb/rif).