30
Agu
08

SEPAK BOLA ATAU GLADIATOR?

Jawapos

Foto : Jawapos

Apakah anda menonton pertandingan final piala kemerdekaan tadi malam? Pertandingan yang melibatkan “Gladiator” lapangan bola antara negara kita Indonesia tercinta dengan negara Afrika Utara yang dekat dengan gurun Sahara, Libya.

Saya juga menonton pertandingan tersebut (walaupun sambil menahan kantuk). Pada awal babak pertama Indonesia tertinggal lebih dahulu pleh gol A. Mohamed yang memanfaatkan kesalahan kiper Markus Horison menangkap bola. Pasca terjadinya gol tersebut sebenarnya tidak ada yang menarik bagi saya (maklum, kalau tim kesayangan tertinggal dahulu emosi kita pasti berada pada posisi “kecewa” betul?)

Setelah babak pertama usai, barulah hal yang “menyedihkan” terjadi. Kenapa menyedihkan? karena untuk kompetisi sekelas piala kemerdekaan, insiden itu hendaknya terjadi. Setelah menunggu lebih dari 10 menit, wasit yang memimpin pertandingan menyatakan Libya kalah WO (Walk Out) karena tidak bersedia melanjutkan pertandingan. Akhirnya wasit memberikan kemenangan tiga gol buat Indonesia.

Setelah diselidiki, ternyata ke-enggan-an tim Libya melanjutkan pertandingan karena pelatih mereka dipukul oleh pelatih kiper Indonesia…

Ooooooo………!!!!!

Siapa Yang Salah?

Pertanyaan tersebut sebenarnya “haram” untuk ditanyakan, apalagi menjelang bulan Ramadhan seperti ini. Tetapi, kalau menurut analisa saya, gol yang tercipta dibabak pertama adalah murni kesalahan kiper Indonesia Markus Horison. Bola crrossing yang harusnya mampu dikuasai,tetapi malah lepas sedhingga membuahkan gol bagi tim lawan.

Jadi sangat wajar jika pelatih kiper indonesia sangat geram melihat didikannya salah mengantisipasi bola. Mungkin, emosi ini terus terbawa hingga babak pertama usai. Jika manusia sedang kesal, biasanya mencari pelampiasan. (betul?). Melihat adanya kesempatan, sangat mungkin sekali jikapelatih kiper Indonesia meluapkan kekesalannya dengan menghantam wajah pelatih Libya.

Dan sangat boleh jadi pula jika pelatih Libya terheran-heran “Kiper Indonesia bodoh amat!!! Pelatihnya ngapain aja?”. Lalu, keheranan pelatih Libya tersebut diluapkan ke pelatih Kiper Indonesia dengan mengejeknya. Melihat ejekan seperti itu, sangat wajar jika pelatih kiper Indonesia sangat marah. Lalu, datanglah bogem mentah…Buuuugg!!!!

Dan siapa yang salah? sangat relatif. Tergantung bagaimana fakta sebenarnya.

Keironisan Pertandingan

Saya tidak habis pikir, didunia ini semuanya berubah menjadi sebuah Arena atau panggung. Jika perpolitikan bangsa berubah menjadi panggung sandiwara (karena caleg kebanyakan dari artis yang belum punya background politik kuat, hanya background sandiwara yang hebat), lalu akankan Olah raga di Indonesia ini akan berubah menjadi Arena Gladiator?

Sepak Bola seperti ini? Semoga tidak

Sepak Bola seperti ini? Semoga tidak

Allahu alam…….


10 Responses to “SEPAK BOLA ATAU GLADIATOR?”


  1. 1 hascarya
    31 Agustus 2008 pukul 10:01 am

    gladiator kaleeee???

    gladiator lapangan perang kaleeee

  2. 2 hascarya
    31 Agustus 2008 pukul 10:02 am

    final yang aneh

    Iya…kayak pertandingan Tinju aja….

  3. 31 Agustus 2008 pukul 12:03 pm

    wakak…
    tapi jangan dulu men-judge Kang..
    soalnya belum terkuak kejadian sebenarnya seperti apa…
    namun apapun yang terjadi saya tetap menilai Libya beserta manajemennya TIDAK PROFESIONAL!!

    kalau pun benar terjadi pemukulan kan bisa diselesaikan lewat jalur KOMDIS FIFA bukan dengan aksi WO semacam itu…

    Libya adalah negara yang sudah puluhan tahun dipimpin oleh pemimpin ber-“tangan besi”..Jadi sangat wajar apabila emosi pemain Libya mudah meletup..Hendaknya,PSSI mengerti seperti apa karakter tamu yang mereka undang.. Jadi,saya rasa Libya tidak bisa disalahkan dalam hal ini…

  4. 4 darmo_gandul
    31 Agustus 2008 pukul 10:52 pm

    Lucu…!!!:-)

    Siiip….

  5. 1 September 2008 pukul 9:33 am

    iye tuh gw nonton langsung di senayan.. parah bgt, lagi seru-serunya yiba-tiba menang WO.. ga perlu di gituin juga kemungkinan kita bisa menyamakan kedudukan.. soalnya kita nyerang terus di babak pertama..

    http://firman-ramdhani.blogspot.com/

    Mungkin serangannya bisa dilampiaskan saat piala AFF besok…Hehehehe

  6. 6 nun1k04a
    1 September 2008 pukul 1:44 pm

    artikel anda:

    http://sepakbola.infogue.com/
    http://sepakbola.infogue.com/sepak_bola_atau_gladiator_

    promosikan artikel anda di infogue.com dan jadikan artikel anda yang terbaik dan terpopuler,telah tersedia widget shareGue dan nikmati fitur info cinema untuk para netter Indonesia. Salam!

  7. 1 September 2008 pukul 10:32 pm

    nonton sepotong2, abiz nguantuk dan cape bgt, seharian melayani tamu, di rumah kebetulan gy acara makan2 :D….Sepertinya belum jelas siapa biang keroknya. yaa….Kita tunggu aja berita sejelasnya😀

    Betul..sampai saat ini belum ada kejelasan siapa yang bersalah,, namun juga tidak jauh2 dari apa yang saya paparkan diatas..

  8. 8 Dedi Firmansyah. ST
    2 September 2008 pukul 10:00 am

    Hendaknya ada perundingan antara PSSI dengan manajemen Tim Libya.. Kalau kasus ini tidak segera diselesaikan, maka akan semakin memperburuk citra per-sepakbolaan Nasional…

    Setuju banget sama sampean kang…

  9. 15 Agustus 2016 pukul 12:50 pm

    This site was… how do you say it? Relevant!! Finally I’ve found something which
    helped me. Kudos!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Anda Pengunjung ke-

  • 56,510

Tanggal Hijriah

Agustus 2008
S S R K J S M
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Uang adalah Waktu

Arsip

ARTIKEL BIDANG

Statistik Pengunjung

free counters

Prakiraan Cuaca


%d blogger menyukai ini: