10
Nov
08

HARI PAHLAWAN, HARUSKAH DIPERINGATI?

forum.detik.com

sumber :forum.detik.com

Pagi tadi sekitar pukul 07.15 WIB saya tiba dikampus. Jadwal saya hari Senin ada kuliah pagi memang, namun setelah menunggu sekitar 45 menit, sang dosen belum juga nampak batang hidungnya. Sayapun keluar dan pergi meninggalkan ruang kuliah. Namun, saya baru menyadari kalau hari ini tanggal 10 November 2008 APa artinya? Buat kampus saya, selain hari ini adalah Dies Natalis, hari ini juga diperingati sebagai Hari Pahlawan sehingga semua dosen dan karyawan wajib mengikuti apel (Upacara).

Untuk apa dirayakan?

Awalnya saya sempat berpikir buat apa merayakan hari pahlawan? Saya juga mendengar kalau rekan-rekan di BEM juga menggelar aksi damai berupa refleksi hari pahlawan yang digelar dibundaran ITS. Di koran juga memberitakan bagaimana perayaan hari pahlawan di balai pemuda. Semua hanyut dalam Euforia, seolah-olah mereka semua ingin berkata : “Thanks atas pengorbanannya wahai pahlawan, aku akkan tetap mengingatmu sebagai pahlawan.”

Tabur bunga oleh Wapres

Tabur bunga oleh Wapres

Lalu, apa esensi dari peringatan tersebut? Apakah dengan begitu arwah para pahlawan yang telah gugur akan diterima amalannya? (Allahu alam). Lalu apa? Apakah dengan begitu kita akan diingatkan tentang susahnya para pahlawan merebut kemerdekaan? (saya rasa tidak). Atau kalau ingin lebih jelas, silahkan anda tanyaan kepada orang yang ikut merayakan. Saya yakin, diantara mereka pasti ada yang kebingungan menjawabnya.

Sebagai Bentuk Penghargaan?

Memang, ada pepatah yang mengatakan kalau :”Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya”. Memang, jasa para pahlawan harus dihargai bahkan mungkin perlu diteladani. Apalagi jaman sekarang, dimana budaya neo-kolonialisme mulai terasa kembali. Dan, seandainya para pejuang yang telah gugur itu hidup kembali, tentu mereka aan kaget. aget karena jasa dan perjuangan mereka hanya sekedar diperingati saja. Bukan untuk diteruskan.

Saudaraku, menghargai jasa para pahlawan itu penting, namun yang paling penting adalah bagaimana kita meneruskan perjuangan mereka. Saya yakin seyakin-yakinnya (Haqqul Yaqiin) kalau para pahlawan yang telah mendahului kita berharap agar Indonesia dapat berdiri sejajar dengan bangsa lain yang dahulu pernah menjajahnya. Dan ingin menunjukkan kepada dunia kalau Indonesia juga punya Martabat yang tidak dapat dipandang sebelah mata oleh bangsa lain.

Namun, apakah semua cita-cita para pahlawan tadi bisa terwujud hanya dengan selebrasi berupa seremonial belaka? Mustahil…!!! yang dibutuhkan sekarang adalah langkah konkret dan tindakan nyata, bukan sekedar kegiatan yang serba protokoler tadi.

Tetaplah Berkontribusi

Terlepas dari perayaan hari pahlawan, hal yang paling penting adalah Kontribusi kita kepada negeri ini. Janganlah menganggap orang yang tidak pernah mengetahui Hari Pahlawan dan esensinya, merupakan orang yang tidak memiliki kontribusi kepada negara. Bahkan orang yang tidak tahu kapan hari Pahlawan, bisa jadi memberi kontribusi lebih besar dibandingkan mereka yang setiap tahun merayakannya.

Jadi, jangan keburu underestimate terhadap mereka. Tanyakan Taufik Hidayat (Peraih Medali Emas Olimpiade Athena 2004) tentang kapan hari pahlawan itu dan apa esensinya dari selebrasi hari pahlawan? Saya yakin Taufik Hidayat tidak banyakk tahu mengenai makna hari Pahlawan, namun jangan ditanya kontribusinya terhadap negeri ini. Berkat Ayunan tangannya memainkan raket, Indonesia berhasil membawa pulang medali emas di Olimpiade Athena.

Taufik Hidayat dengan Medali kebanggaan

Taufik Hidayat dengan Medali kebanggaan

Jadi, untuk tetap berkontribusi kepada negeri, tidak harus dengan cara merayakan hari pahlawan yang kita sendiri mungkin belum tahu apa esensinya. Selamat jalan Pahlawanku, semoga amalmu selalu menyertaimu di alam Barzah sana. Dan kau selalu diteladani oleh anak negeri untuk tetap berprestasi.


3 Responses to “HARI PAHLAWAN, HARUSKAH DIPERINGATI?”


  1. 1 NiLa
    9 Januari 2009 pukul 10:33 am

    how bout..”i celebrate a heroic day to find what’s d meaning of this day”..kdg ada org2 spt itu.
    Umm…juz try to make it better :celebrate,find d content ‘n do d best heroic that we can do.
    —————————————————————————————————–
    is it possible? Paling yg ada cuma hari ini saya merayakan, besok ya sudah….

  2. 2 NyLa
    18 Januari 2009 pukul 10:09 pm

    be optimist duoooonkk…. possible?why not?when everything is hard but it doesn’t mean nothing is possible..
    yah.. mang kebanyakan org ritual hari phlawannya kyk gt.. mo ngubah org2 kyk gt ta?nice try when u wrote this article for them.. hoho..

    ——————————————————————————-
    Siap laksanakan…!!!!!!

  3. 10 November 2010 pukul 8:32 am

    Dengan segala kekurangan dan kelebihan bangsa kita saat ini, tetap masih layak kita memperingati Hari Pahlawan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Anda Pengunjung ke-

  • 56,510

Tanggal Hijriah

November 2008
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Uang adalah Waktu

Arsip

ARTIKEL BIDANG

Statistik Pengunjung

free counters

Prakiraan Cuaca


%d blogger menyukai ini: