08
Jan
09

DUKA PALESTINE…

JIHAD...!!!

JIHAD...!!!

Dua hari yang lalu, tiba-tiba HP saya bergetar. Setelah saya cek, ternyata ada nomer “asing” yang mengirim sms ke HP saya yang isinya : “Dukung misi kemanusiaanMER-C ke Palestina, ketik MERC (spasi) PEDULI kirim ke 7505 utk mberikan donasi infaq Rp.5000/sms. Sebarkan”. Ingin sebenarnya melacak siapakah gerangan, kok tahu nomer HP saya, tapi saya urungkan niat itu karena toh niat si-pengirim sms tersebut baik.

Duka Palestina

Serangan Israel yang membabi buta ke jalur Gaza sedikitnya menewaskan lebih dari 400 orang. Melalui kekuatan Darat, Laut, dan Udara. Tak henti-hentinya Israel melakukan Agresi yang tak berperikemanusiaan. Bahkan sebuah Masjid di Gaza diledakkan oleh Tentara Israel dengan rudal pada saat jamaah melakukan Sholat Shubuh.

Palestina, negeri konflik yang tak kunjung damai. Disitu yang terkenal dengan sebutan ”Tanah Kelahiran”, ada segerombolan kelompok yang menamakan diri sebagai gerakan Zionisme atau Gerakan perebutan kembali ”Tanah Kelahiran”. Ya, serangan membabi-buta yang dilancarkan oleh Israel adalah berasal dari gerakan radikal tersebut. Tanpa pandang bulu, Tua-muda, Laki-laki/Perempuan, Dewasa/anak-anak. Bahkan ada seorang Ibu yang sedang mengandung anaknya tewas diterjang rudal Scud.

Serangan seperti itu sebenarnya sudah lama dilakukan oleh Israel, terutama oleh militan Zionis. Taktik serangan Zionis dipusatkan didaerah sekitar Masjid Al-Aqsa, masjid yang dimuliakan ketiga dalam umat Islam. Namun, saat ini kita seolah-olah dikaburkan dengan pemberitaan yang ada bahwa Masjid Al-Aqsa adalah masjid yang berkubah emas. Samasekali bukan..!! Masjid Kubah mas adalah ”Dome of Rock” bukan Masjid Al-Aqsa.

Mungkin kita sempat bertanya dalam benak kita, kalau serangan membabi-buta seperti itu sudah dilakukan sejak lama, kenapa masih ada saja rakyat Palestina yang masih hidup? dan kenapa Israel masih belum berdiri sebagai negara penuh? Karena, Palestine memiliki dua kubu yang sangan mencintai negaranya. Mereka adalah : Hamas dan Fattah. Siapakah Hamas dan Fattah?

Hamas dan Fattah, Siapa?

Hamas dan Fattah adalah dua kelompok (bisa juga dikatakan sebagai parpol) yang saling bersaing merebut simpati rakyat Palestina. Mahmoud Abbas, Presiden Palestine berasal dari Fattah. Jadi, saat ini pemerintahan Palestine mayoritas dikuasai oleh Fattah. Fattah dan Hamas memiliki sudut pandang yang berbeda dalam menyikapi krisis Israel.

Fattah yang mayoritas berasal dari kaum moderat, cenderung memilih jalan diplomasi atau kompromi dalam hal menyelesaikan masalah. Namun, Hamas yang didominasi kaum Konservatif tidak meyukai jalan diplomasi atau kompromi. Mereka lebih suka langkah taktis berupa gerakan sporadis dalam menyelesaikan masalah. Mereka berpendapat : ”Buat apa berdamai dengan Israel? Toh mereka adalah musuh kita.”

Perbedaan sudut pandang inilah yang membuat ketidakharmonisan dalam negeri. Ibaratnya, jika ingin berperang melawan sebuah negara, maka hal utama yang harus dilakukan bukanlah penggalangan militer, namun penyatuan visi dan misi serta langkah taktis yang akan diambil. nah, kalau yang terjadi di Israel, boro-boro satu visi, yang ada hanyalah silang pendapat antara Fattah sebagai pemegang pemerintahan dengan Hamas yang memiliki jiwa patriotisme tinggi.

Jika perbedaan ini tidak segera disatukan, atau cenderung dipelihara maka dikhawatirkan nantinya akan timbul gerakan separatisme yang akan dilakukan oleh Hamas. Dan saat ini hal itu sudah mulai nampak dengan tidak diikutsertakan Hamas dalam pengambilan kebijakan internasional. Gerakan separatisme lahir dari adanya perbedaan yang terlalu-lama dipendam. Bisa juga lahir karena adanya kesenjangan sosial antar dua kubu yang sedang berkonflik, sehingga salah satu kubu lebih memilih berdiri sendiri daripada harus bersatu.

Kalau boleh saya analogikan dengan kondisi yang ada di Indonesia. Peran Hamas seperti halnya peran GAM (Gerakan Aceh Merdeka), RMS (Republik Maluku Selatan), atau OPM (Organisasi Papua Merdeka). Kondisinya sama, yakni sama-sama mamiliki perbedaan sudut pandang dengan Pemerintahan yang sah/berdaulat. Saya bingung dan bertanya pada diri saya sendiri, apakah selama ini bantuan yang kita salurkan diterima oleh salah satu pihak(Hamas atau Fattah)? Jika hal itu terjadi, maka sama saja kitaikut membantu terjadinya peperangan saudara antar Hamas melawan Fattah.

Momentum Bersatu

Salah satu parameter keberhasilan pemerintah, baik dinegara manapun juga adalah kemampuan pemerintah untuk dapat menyatukan gerakan dalam usaha mempertahankan kedaulatan. Jika pemerintahan cenderung memihak salah satu golongan, maka jangan harap akan ada persatuan dikalangan golongan yang bertikai.

Bombardir Israel ke Jalur Gaza, memang bisa dianggap sebagai krisis. Namun, pemimpin yang cerdas adalah pemimpin yang mampu memanfaatkan krisis menjadi peluang. Dan saya pribadi melihat adanya peluang bagus dalam usaha menyatukan gerakan antara Hamas dengan Fattah. Mumpung sama-sama menderita, sama-sama dibombardir, sama-sama berduka, dan sama-sama sakit. Sudah saatnya Fattah dan Hamas bersatu.

Jika mereka bersatu, maka jangan heran kalau Israel nantinya akn kelabakan menghadapi militan Palestine yang bersatu. The Unity Palestine. Dan seandainya Allah akan pasti mengabulkan satu permintaan saya, maka saya minta : ”Hancurkan Israel dari peradaban manusia beserta kroni-kroninya


9 Responses to “DUKA PALESTINE…”


  1. 1 NiLa
    9 Januari 2009 pukul 10:11 am

    sabar pak…. daripada mendoakan kehancuran israel mending mendoakan keselamatan palestina…israel (yahudi) memang kyk gt sifatnya,toh balasan utk mereka sudah ada..di hari akhir nanti… ^^
    ——————————————————————————————————–
    Setuju…gmana kalo mendoakan kehancuran Israel sekalian keselamatan Palestine????

  2. 2 iwan
    9 Januari 2009 pukul 11:15 am

    iya..semoga para pembunuh itu disiksa di hari akhir nanti
    ————————————————————————————-
    Wah…kelamaan pak nunggu hari akhir. Kalo sekarang bisa disiksa, kenapa tidak…hahahahah

  3. 3 mimik lestari
    10 Januari 2009 pukul 6:14 pm

    selama bangsa palestina tidak bersatu.. selama bangsa arab yg lain tidak bersatu,israel akan terus membantai dan membinasakan palestina.. bersatulah bangsa arab.. kalau tidak capek deh dunia berteriak..!!!!
    ——————————————————————————————
    Betul…kita harus bersatu,jangan ber banyak diri…kasihan, nanti Israel bingung kalo banyak lawan

  4. 4 luqman
    12 Januari 2009 pukul 12:01 pm

    tiada hari yg m,bahagiakn umat islam, selain kembalinya alquds ketangan islam dari cengkraman laknatullah israel..
    ——————————————————————————————–
    Oke….

  5. 5 feranita
    12 Januari 2009 pukul 2:26 pm

    ya ALLOH berikan kekuatan pd semua pejuang palestina,disini saya juga tak henti2 mengirim doa buat mreka…ALLOH AKBAR!!
    ——————————————————————————
    ALLAOHU AKBAR…..!!!!

  6. 6 Gilang
    14 Januari 2009 pukul 2:08 pm

    laknatullah Israel & sekutunx.Kekejaman mrk kan mrk rasakan kelak di hari pembalasan

    ya Allah…….. bantulah saudara kami yg sedang berjihad dan berjuang untuk mengibarkan kembali panji2 Allah
    ALLAHUAKBAR…………….

    ——————————————————————————————-
    ALLAHU AKBAR….Israel go to Heaven, eh salah Go to Hell…!!!

  7. 7 ikhsan
    17 Januari 2009 pukul 11:06 am

    Maaf Pak……
    mohon jangan menganalogi HAMAS dengan GAM, RMS, OPM dll….itu sama sekali beda, …tolong dikoreksi….

    Hamas tidak melawan pemerintah yang berdaulat, karena sesungguhya merekalah pemerintah berdaulat (menang pemilu)

    ———————————————————————————————————
    Iya..saya tahu itu…Bahkan 76 dari 125 kursi parlemen dikuasai HAMAS.. dan Hendaknya kalau mereka menang dalam pemilu,kenapa mereka tidak merangkul Fattah? Justru dengan terpecahnya Hamas dan Fattah, perjuangan mereka akan sia-sia..Yang diperlukan untuk melawan Israel bukanlah senjata yang hebat, tapi persatuan yang kuat

  8. 8 pelasula
    17 Januari 2009 pukul 6:35 pm

    sebenarnya bagi Israel maupun Palestina harus sama-sama menghindari perang,mereka harus menghargai hak hidup setiap orang sebagai makluk ciptaan Yang Maha Kuasa,siapun itu manusia tidak ada hak untuk mengambil nyawa orang lain. Kalau semua bangsa di dunia memahami dan menyadari hal ini peperangan tidak terjadi di belahan bumi ini, termasuk Peristiwa di jalur gasa.Dan bumi ini menjadi tempat berpijak yang aman semua manusia maupun makluk yang lain, bukankah hidup ini merupakan sebuah kesempatan yang tak pernah terulang lagi,kan? ini menjadi pelajaran bagi kita semua yang bermartabat sebagai orang merdeka.

    ——————————————————————————————
    Betul pak..Lagian, siapa sih yang pengen perang??? Tapi kalau kita di perangi, apakah kita harus mengalah? Kalau terus mengalah yg ada kita akan kalah dan musnah…

  9. 9 della
    17 Januari 2009 pukul 6:56 pm

    Mari sama-sama kita sikapi perang Israel_Palestina dari perspektif kemanusiaan jangan dilihat dari perspektif agama, sebab peristiwa pembunuhan terhadap nyawa orang lain adalah peristiwa kemanusiaan bukan karena alasan agama, sehingga siapapun dia tidak akan pernah setuju dengan yang namanya pemusnaan hak hidup orang lain, di dunia ini, semua orang di beri kesempatan untuk menjalani hidup ini tanpa ada tekanan, tanpa intervensi atas hak hidupnya sebagai orang merdeka, dan tanpa arogansi dari yang kuat terhadap yang lemah.Kalau semua orang/semua bangsa di dunia mengatakan ya terhadap prinsip kemanusiaan seperti ini, let’s say: stop War in Gasa

    ————————————————————————————————————–
    Ya betul Dell…kadang kita agak sensi kalau mengaitkan tragedi kemanusiaan dengan Agama..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Anda Pengunjung ke-

  • 56,510

Tanggal Hijriah

Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Uang adalah Waktu

Arsip

ARTIKEL BIDANG

Statistik Pengunjung

free counters

Prakiraan Cuaca


%d blogger menyukai ini: