16
Mar
09

KAMPANYE DAMAI…(MIMPI MUNGKIN)

Kampanye "Anti" Damai

Kampanye "Anti" Damai

Satu hari sudah…Genderang “peperangan” mulai ditabuh. Perang? ya perang.. Siapa yang perang? yang jelas bukan Amerika, bukan juga Afganistan. yang berperang kali ini adalah para Caleg (Calon Legislatif) yang ingin mendapatkan “jatah” berupa “kursi” yang tersedia didalam ruangan yang serba nyaman, sejuk, bersih, dan mewah…..

Siapa yang berperang sebenarnya?

Jika pertanyaan diatas dilontarkan kepada para Caleg, tentunya mereka akan menjawab “Saya..Saya akan berperang melawan kemiskinan”, “Saya akan berperang melawan kebodohan”, “Saya akan berperang melawan ketidak adilan”, “Saya akan memerangi korupsi”. Kesimpulannya,yang berperang adalam mereka. Mereka yang mencalonkan/dicalonkan menjadi Legislatif. Kok seneng mereka perang ya? Ya mau bagaimana lagi, salah satu cara dan mungkin cara yang paling handal untuk memperoleh kemenangan adalah dengan jalan “Perang”.

Namun, disini timbul pertanyaan, apakah hanya mereka saja yang berperang? Saya yakin tidak. Para pemilih, terutama rakyat-rakyat miskin (atau rakyat yang sedang menderita “musuh” para Caleg tersebut) juga sedang berperang. nBerperang melawan apa? berperang melawan kebingungan. Bukan hanya kebingungan dalam memilih (karena yang ditawarkan kok kesannya baik semua ya??), namun juga bingung dalam melakukan pemilihan.

Kenapa bisa bingung? Ya..karena metode pemilihan kali ini berbeda dari pemilu2 sebelumnya. Kalau pemilu sebelumnya menggunakan istilah “Coblos” (Mak Blessss…) kalau pemilu kali ini menggunakan istilah “Contreng” (Mak Treenggg). Para pemilih nanti didominasi kalangan intelektual menengah kebawah. Saya yakin mereka akan bingung bagaimana caranya mencontreng. Seolah sudah jadi kebiasaan untuk mencoblos. namun kali ini berubah menjadi mencontreng. Bukankah merubah suatu kebiasaan itu tidak bisa instan ya??

Visi Tidak Kreatif

Jika anda membaca spanduk, Baliho, Poster, atau iklan di televisi yang intinya memaparkan visi-misi seorang calon, tampak sangat tidak kreatif sekali. Tidak kreatif  karena dari jaman Onta hingga jaman Toyota tetap2 saja. Memberantas kemiskinan, Mengurangi Kebodohan, Memerangi Korupsi. Walah..satandar lagi membosankan.

Belum lagi dalam deklarasi kampanye damai di Hall PRJ kemarin, memang kelihatannya berlangsung damai dan tanpa hambatan. Namun di Grass-Root parpol justru berkecamuk masalah “kedamaian” pemilu tadi. Masa’ gara2 kampanye menggunakan Truk saja langsung bentrok (terjadi di kalimantan). Deklarasi tidak berjalan cukup lancar saya rasa.

Visi yang Kontroversial, Ada yang Berani?

Daripada menjanjikan yang muluk2 seperti yang diungkapkan diatas. Lebih baik menjanjikan sesuatu yang terdengar kontroversi dan mustahil untuk dilaksanakan. Misalnya :

1.) Akan melindungi hak para koruptor

Ingat bung. Koruptor juga manusia. jadi harus dihormati dong hak-haknya sebagai manusia. Kalau tidak dihormati haknya, namanya pelanggaran HAM. Betul?

2.) Tidak akan memberantas Kemiskinan

Yaahh..daripada capek-capek memberantas kemiskinan, kan lebih baik dibiarkan saja. Kemiskinan kan bukan tanggung jawab saya, itu tanggung jawab mereka. Siapa suruh jadi miskin?

3.) Memperbanyak angka kebodohan

Siapa bilang bodoh itu tidak enak? Justru dengan adanya kebodohan kita akan terus belajar. dengan Belajar kita akan menemukan jawaban. Jawaban itu untuk mencari kebenaran.

4.) Tidak akan menegakkan Hukum

Buat apa hukum ditegakkan kalau masih banyak yang dilanggar. Mulai dari PP, UU, hingga UUD. Supremasi hukum seolah telah hilang. Daripada terus-terusan dicari, alangkah lebih baik kalau dibiarkan saja menghilang.

5.) Mempermahal biaya pendidikan

Buat apa sih orang miskin sekolah? Toh mereka juga tidak khawatir dengan kondisinya. Mereka lebih senang hidup bodoh daripada harus sekolah. Ingat bung, sudah banyak SD-SD, dan SMP-SMP, bahkan SMA-SMA yang gratis. Namun apakah keinginan untuk bersekolah semakin meningkat? Tidak…

———————————————-

tapi, saya yakin tidak ada yang berani memakai Visi diatas. Lha wong Calegnya saja sudah tidak ada yang berani, gimana mau membawa perubahan? Saya yakin Visi-Misi yang mereka bawa hanya Utopis belaka.

Allahu Alam


0 Responses to “KAMPANYE DAMAI…(MIMPI MUNGKIN)”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Anda Pengunjung ke-

  • 56,510

Tanggal Hijriah

Maret 2009
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Uang adalah Waktu

Arsip

ARTIKEL BIDANG

Statistik Pengunjung

free counters

Prakiraan Cuaca


%d blogger menyukai ini: