02
Okt
09

BATIK BUAT DUNIA

kemeja-batik-cap2_resize-216x300

Hari ini, tanggal 2 Oktober. UNESCO mencanangkan Batik sebagai warisan Budaya Dunia non bangunan. Kali ini saya sedikit Pro dengan PBB. Maklum saya kebanyakan geram-nya dari pada mendukung. Apalagi yang terkait serangan Israel ke Jalur Gaza, seolah PBB cuma jadi penonton. Padahal sudah jelas mereka adalah Organisasi Internasional yang mewujudkan perdamaian.

Kembali ketopik awal. Langkah PBB iniu merupakan kemajuan bagi bangsa kita. Betapa tidak? sudah banyak kebudayaan kita yang sudah di Claim oleh negara lain. Tahu&Tempe misalnya. Orang didunia lebih tahu kalau Tahu&Tempe buatan Jepang. Sebelumnya negara tetangga (yang nama samarannya : MALINGSIA, MALINGSHITYA, dll) telah berusaha mematenkan batik dan diakui miliknya. Setelah UNESCO mengeluarkan “Fatwa”-nya, maka Tetangga kita terpaksa gigit Jempol kakinya😀

Lalu, apakah hanya sekedar menuruti instruksi Presiden? (Yang hanya memberi instruksi agar mengenakan Batik secara serentak pada tanggal 2 Oktober). Dan kalau hendak memperingati sebagai Hari Batik Nasional, hendaknya tidak terlalu disakralkan. Karena saya khawatir nantinya nasib hari Batik nasional (Jika Jadi dicanangkan) akan sama seperti hari Kartini.

Pada saat saya masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak, Hari Kartini selalu diperingati secara meriah. Hari Kebaya bagi yang perempuan. Bahkan ada yang bilang, jika tidak mengenakan Kebaya pada Hari Kartini dianggap tidak menghargai perjuangan Kartini. (What???) Begitu sakralnya perjuangan seorang Kartini sampai-sampai harus diperingati secara khusus pula.

Hendaknya masyarakat mengenakan pakaian berdasarkan Fungsinya, Bukan sekedar fashion saja. Hari Kartini misalnya, saya tidak bisa membayangkan apa jadinya para pekerja Kilang Minyak atau Pertambangan yang berjenis kelamin perempuan mengenakan Kebaya saat hari Kartini. Bukan malah menghargai, tapi yang ada justru celaka akibat peralatan yang kurang Safety. Sama halnya dengan Hari Batik (Kalau jadi dicanangkan).

Saya tidak bisa membayangkan bau keringat seorang Sopir Bus kota yang mengenakan Batik saat hari Batik. Belum lagi pekerjaan para petugas pengangkut sampah. Hiiiii…baunya pasti gak karuan.

Sikap Bijak yang bisa diambil salah satunya adalah mengenakan Batik saat orang lain sedang menggunakan Kemeja-Jas-Dasi. Misalnya saja saat presentasi Skripsi, Thesis, ataupun Disertasi. Bisa juga mengenakan Batik saat hendak pergi ke acara Halal bi Halal. Masa’ kalah sama Bill Gates yang bersedia mengenakan Batik saat mengisi Kuliah Tamu di Jakarta beberapa saat yg lalu (klik).Hal seperti itu saya rasa jauh lebih bermanfaat dari pada sekedar seremonial mengenakan Batik setiap tanggal 2 Oktober.


5 Responses to “BATIK BUAT DUNIA”


  1. 1 niLaaaaaa
    6 Oktober 2009 pukul 5:40 pm

    always love ur writing….^^

  2. 2 niLaaaaaa
    6 Oktober 2009 pukul 6:04 pm

    nambah:
    kadang saya berpikir, mungkin kita perlu berterima kasih pd Malaysia yg tlah berkali-kali berusaha mengklaim milik Indonesia. sebab, dg begitu bangsa ini pun menyadari betapa pentingnya budaya sbg identitas bangsa yang harus selalu dijaga,dirawat dan diperhatikan dg baik. Pemerintah pun menjadi semakin jeli akan kondisi kritis bangsa yang luput dari perhatian mereka. Dengan diperjuangkannya hak paten menunjukkan kesungguhan pemerintahan untuk melindungi identitas bangsa ini.
    Malaysia memang salah, tapi kita sbg Bangsa Indonesia juga perlu dan wajib mengoreksi diri bahwa selama ini banyak hal yang melenakan kita sehingga kita lupa untuk menjaga identitas bangsa.

  3. 3 Meli Yuliyana
    6 Februari 2010 pukul 10:22 pm

    I Love Batik!!
    Batik???
    Indonesia Banget!!!

  4. 5 ANTI BATIK
    16 Oktober 2011 pukul 12:53 pm

    Saya orang Sumatra.
    Apa harus di buat hari batik Nasional ?????????
    Hari Kain Tenun ( Ulos, Selendan, Songket , dll ) Kapan ????????
    Kalo Koteka dah resmi jadi warisan budaya Indonesia apa nanti ada hari Koteka Nasional ???
    Apa para jawa ni mau pake koteka di hari tertentu ????

    So ..
    jangan paksa semua pake batik , apa lagi suka batik !!!
    Ini bentuk Jawanisasi ………
    Kami punya tradisi dan budaya sendiri2,
    Beda dengan Jawa ..!!!!!
    gk cukup apa para jawa sialan ni merebut lahan masyarakat di daerah2 dengan modus Transmigrasi !!!!
    apa pernah masyarakat di luar jawa ikut progran taransmigran ???????
    kami gk butuh para jawa sialan memenuhi rumah kami !!!!!
    yang kami butuh fasilitas , kesempatan, dan rumah pendidikan !!!!!

    Jadi Saya berkata TIDAK pada batik ….!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    batik tu hanya coretan di atas kain, semua juga bisa …. nyoret2 baju …

    Lebih keren Tenun … tapi gk pernag di angkat …. apa adli ????

    HENTIKAN JAWANISASI ..!!!!!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Anda Pengunjung ke-

  • 56,510

Tanggal Hijriah

Oktober 2009
S S R K J S M
« Jun   Des »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Uang adalah Waktu

Arsip

ARTIKEL BIDANG

Statistik Pengunjung

free counters

Prakiraan Cuaca


%d blogger menyukai ini: