28
Apr
10

Naikkan AC-nya atau Turunkan AC-nya..???

Seminar di Hotel Shangri Laa

Saya mengetik postingan ini saat saya menghadiri seminar PLC (Pengolahan Limbah Cair) di salah satu hotel berbintang 5 di Surabaya (Shangri Laa, red). Saya menghadiri seminar tersebut denngan kapasitas saya sebagai fasilitator (Alias seksi bantu membantu). Acara diawali dengan sambuta-sambutan dan Doa. Peserta terlihat antusias, walaupun hanya  12 orang.

Baru kali ini saya dengan mudah menemukan parkir motor untuk Hotel berbintang 5. Saya pernah ke Hotel JW Maerot MARRIOT. Juga dalam rangka seminar pengolahan limbah cair. maklum, biasanya saya kesulitan menemukan parkir motor di hotel. Apalagi yang berbinang 5. Mungkin pihak manajemen beranggapan kalau Motor mamiliki “Strata” kelas yang lebih rendah dibandingkan mobil. jadi, bagi yang memiliki Strata kelas dibawah, parkirnya juga harus “dibawah” Tidak hanya manusia yang memiliki Strata Ekonomi, namun kendaraan bermotor juga punya..😀😀😀

Pada awal acara, semua berjalan lancar. Fine semua pokoknya, sampai memasuki materi ke 3 (sekitar 3 jam setelah acara pembukaan) Para peserta merasa kalau Suhu ruangan terlalu dingin. Orang kalau kedinginan itu biasanya mempunyai beberapa alasan, diantaranya :

1. Tidak biasa masuk ruangan ber-AC

2. Dia sedang sakit

3. Sedang turun salju (Sepertinya di Indonesia tidak mungkin..Hehehehe)

4.AC yang digunakan terlalu dingin

Ternyata, selidik punya selidik. Suhu ruangan terlalu dingin karena Suhu AC-nya terlalu besar. Akhirnya saya diberi amanah untuk lapor kepada petugas Hotel untuk mengecilkan AC ruangan. “Pak, mau minta tolong, AC diruang Pelangi 1 tolong dikecilkan ya pak…” Begitu pita saya kepada Petugas hotel. “Segera laksanakan pak..” Begitu jawab ptugas hotel.

Setelah saya bilang seperti itu, saya kok semakin merasa kalau suhu ruangan tidak semakin hangat. Malah semakin dingin. bahkan beberapa peserta terlihat mengenakan Jaketnya masing masing sambil menyedekapkan tangannya didepan. lalu saya ingat-ingat. “Apa ada yang salah dengan ucapan saya kepada petugas hotel..?“. Tadi saya bilang kalau ACnya dikecilkan. Ahaaaaa….. Mungkin petugas Hotel beranggapan kalau ACnya dikecilkan, berarti suhu ruangan juga di set semakin kecil.

Lalu, yang benar seperti apa dong? Apa saya harus bilang : “Pak, tolong ACnya dibesarkan..”. Bisa jadi dengan ucapan saya tentang suhu AC, petugas juga akan beranggapan “Ooo..ternyata ACnya terlalu panas“. Hahahaha repot juga ternyata ya…. Akhirnya saya kembali ke petuhgas Hotel dan bilang : “Pak, kami semua kedinginan. Jadi, mohon suhu AC dibesarkan. Dan Energi yang dikeluarkan oleh AC dikecilkan. Atau bahasa kasarnya, tolong ruangannya dipanaskan pak..

REPOT juga ya kalau ada seminar di HOTEL, dan kita tidak terbiasa dengan suhu dingin😀😀😀😀😀😀😀


3 Responses to “Naikkan AC-nya atau Turunkan AC-nya..???”


  1. 29 April 2010 pukul 5:29 am

    Huahahaha…. dibilang “Pak, tolong AC-nya dikecilkan” untung nggak dijawab: “Baik pak…. saya akan bilang manajemen kalau beli AC jangan yang besar2, cukup yang kecil aja toh malah ringan….”😆

  2. 20 Mei 2010 pukul 12:07 pm

    ha..ha. berarti petugas nya yang salah, atau bapak…?..he.he

  3. 20 Juni 2010 pukul 1:26 pm

    makanya dit, kalo request tungguin sampek selesei dilaksanain sambil dicek bener nggak sesuai request kita,, hehehe,,,

    Piye kabare cak Kobe? nang endi saiki?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Anda Pengunjung ke-

  • 56,510

Tanggal Hijriah

April 2010
S S R K J S M
« Des   Jul »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Uang adalah Waktu

Arsip

ARTIKEL BIDANG

Statistik Pengunjung

free counters

Prakiraan Cuaca


%d blogger menyukai ini: